Flexi vs Esia (part II)

Setelah beratarung seru di bumi Jatim, kini pertempuran antara flexi vs esia dimulai lagi.

kali ini tempat yang dipilih adalah Pontianak. Sebenarnya ada juga sich perang ditempat lain, tapi aku nggak mau bahas ah….wong aku gak ngerti kondisine.

Mega Mall sebagai battle field…… setelah 1 minggu sebelumnya flexi + simpati meluncurkan produk dengan co branding with ZTE yang acaranya sangat meriah banget. Animo bangsa ponti emang luarrrrr biasaaaaaa. Yang datang +/- dua juta trilyun lima ratus lima puluh kilo byte manusia (bahasane thukul lho !!!!) memenuhi seluruh ruangan mega mall. bahkan aku mau lewat ae…nggak bisa.

Kali ini giliran esia yang me”launching” produknya. pada saat yang bersamaan flexy pun masih tetap berkiprah di mega mall. so……. lantai 1 dipakai acara esia, lantai 2 untuk acara flexy. malam hari aku coba jalan-2 ke mall tapi nyari tempat parkir aja………..wadhuhhhhhhhhhh wangellllllllleeeeeeeeeeeeee. Road Rage

Tiba di lantai 1 disambut suasana yang meriah… ada band, and jualan kartu perdana esia. bisa pilih nomor sak senenge. aku nggak ikut antri….wong aku nggak butuh esia koq. aku tanya SPGnya katanya coveragenya cuman sampai siantan thok, Apakah sdh bisa dipakai call sampai A yani II – Bandara supadio ??? jawabe SPG : NGGAK TAHU. huhhhh….DASAR. You Suck

Kakipun melangkah ke lantai 2 sekalian nggandhol tangga berjalan (dasar katrok), Ternyata lantai 2 juga penuh sesak orang pada ngantri kartu perdana flexy. kalau dari literatur (maksudnya brosur) yang udah saya baca sich…..flexy sudah bisa ON diseluruh Kalbar, kecuali……..Putusibau (daerah mana yaaa ???) wuuiiiihhhhh hebat tenan. iseng-2 aku tanya petugasnya….udah laku berapa sich, jawabe petugas ” mulai sore jam 4 sampai dengan sekarang jam 8 malam kurang lebih 800 nomor terjual ” Wowwwwww……fantastik. pengalamanku sich emang flexy dibawa kemana-mana nggak ada matinya. Thumbs Up

Perang tidak hanya didalam gedung mega mall aja, tapi dipinggir jalan juga spanduk dan umbul-umbul saling mengejek. suasana kayak lagi musim kampanye (eh..skrg kan juga musim kampanye). umbul-2 flexy dan esia saling menyikut, kadang-2 disela sela lainnya tersembul simpatinya T-Sel.

By the way……. Star One nya indosat kemana ya ????? padahal disekitar kantor indosat dipenuhi umbul-2 dari 3 operator lho !!! jangan-jangan lagi dying ????

kira-2 siapa yang menang hayo ??????? Question Mark your comment ??????

10 Tanggapan to “Flexi vs Esia (part II)”

  1. kalo yang punya temen atau kenalan di jakarta boleh coba tuh Esia soalnya kan murah interlokalnya, tapi jangan lupa pake kode depannya 01010, Tapi launching esia di ayani spgnya cantik2 ada yang kenal gak?? hehehe

  2. sahur sahuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

  3. menang esia donk, tapi karena kualitasnya jelek….kayaknya flexi bakal nyalip tuh…mana sekarang di jakarta jabar gratis lagi ya…??

  4. flexi tetep paling muantebbbbbbbbbbbbb

  5. Katanya keuntungan flexi tuh 51 % untuk negara indonesia dan untuk memajukan bangsa ? klo keuntungan esia buat siapa ya ? Dan ada lagi yg bilang keuntungan star one buat kemakmuran singapur, mungkin bener juga sih lha wong indosat sudah dijual orang asing. Yang penting bagi aku ngirit, soale aku masih kuliah he he he

  6. EGP…
    mw flexi mw Esia
    klo ada yang murah tapi gag murahan mauuuu…

  7. Kayaknya kalau di Jakarta lebih populer esia deh…

    Salam kenal… Mau tukeran link nggak?

  8. klu buat aq yg terbaik buat bangsa ini… itulah yg patut kita dukung.. keuntungan ESIA hanya diberikan oleh satu orang ja… yaitu Bpk. bakrie dan keluarganya…
    sedangkan FLEXI yg notabenya dia itu asli MILIK BANGSA SENDIRI keuntunganya itu nggak cma diberikan ke pak BAKRIE aja Tapi juga ada BANG SOMAD, lek pardi , mak erot , encang Sadimin dan bnyak lg yg jelas smua warga negara Indonesia pstika ikut mrskan dehhhh.. hidup indonesiaku…..!!!!!!!!!!!!1

  9. Jan..sing nulis ini kata-katanya mirip lagi promosi suatu produk. tapi yang sy ingat adalah ritme kalimatnya mengingatkan saya pada guru bahasa waktu SD dulu (namanya Bu Safina) dari uraian kalimat dan tatabahasa cukup bagus dan gaul. di+ gaya bahasa “layangan” yang kerap kita tangkap diberbagai media. jadi Sipp..lah penjelsannya. Salam kenal Mas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: